Arsip Tag: perjalanan china

Penggunaan Lift yang Aneh di China

Biasanya, lift digunakan untuk mengangkut orang ataupun barang untuk menuju lantai yang dituju, agar tak perlu menggunakan tangga yang pastinya akan lebih jauh menguras tenaga. Kecuali kamu yang sedang dalam program diet, yang biasanya akan memilih tangga. Selain bertujuan membakar kalori, biasanya juga ukuran badan yang seukuran tiga kali badan orang normal sering membuat alarm kelebihan beban berbunyi. Cerita ini merupakan pengalaman unik yang baru saya alami ketika saya mengelilingi China kemarin.

Malam itu saya dalam perjalanan pulang menuju apartemen Chaula untuk segera beristirahat. Usai bermain ski, badan rasanya sakit dan penuh memar. Penuh memar karena saya tak bisa melakukan rem saat meluncur. Jadi menjatuhkan diri merupakan opsi terbaik untuk menghentikan momentum agar tak menabrak tembok yang ada diujung lintasan ski. Jatuh ke es dengan kecepatan hampir 40 kilometer/jam bukanlah suatu hal yang menyenangkan.

Dengan gontai, saya berjalan kedalam apartemen. Rasa dingin yang menusuk membuat saya segera buru-buru masuk, merindukan akan hangatnya pemanas ruangan. Untuk sampai kedepan lift, saya harus melintasi sebuah mini market kecil dan lorong yang sudah gelap. Mini market sudah tutup, jadi tak ada lampu yang menerangi lorong. Sesampainya didepan lift, hanya tiga orang yang menunggu lift untuk naik. Saat itu, lift sedang dalam posisi turun kebawah. Saya menunggu tepat didepan pintu bersama tiga orang lainnya.

Tiba-tiba terdengar suara yang tak biasa dari arah lorong yang menuju ke arah saya. Suara itu bergema dalam lorong menuju lift.

“Ngingggggg……Ngiingggggggg”.

Suara apa itu?

Kue Putu? Masa ada tukang kue Putu di China?

Suara apa itu? Seperti suara mesin?

“Citttt….ngiiiing…ciitttt”.

Tiba-tiba lorong yang tadinya gelap, menjadi terang benderang. Ada sebuah sumber cahaya yang cukup kuat, menerangi seisi lorong.

Sekonyong-konyong muncul sebuah motor listrik yang dikendalikan oleh seorang Nenek tua muncul dari arah lorong. Nenek itu tampak tenang, saat saya melongo melihat si Nenek.

“What the……” gumamku.

“Tinggg!”.

Pintu lift didepan saya terbuka, dan ternyata kosong melompong.

Tanpa basa-basi, si Nenek berbicara dengan bahasa Cina yang tak saya mengerti, lalu menyerobot antrian. Dan gak disangka-sangka, si Nenek memaksakan motor listriknya untuk masuk kedalam lift! Hal yang nggak pernah kita temui di Indonesia!

Saya hanya bengong melihat si Nenek, ketika motor itu memenuhi hampir setengah lift. Si Nenek itu tetap diam, tanpa dosa. Saya memperhatikan si Nenek dan sekeliling saya. Tapi tampaknya hanya saya yang keheranan dengan hal ini. Tiga orang lainnya terlihat biasa saja dengan adanya motor listrik yang ikut naik kedalam lift.

Sepanjang perjalanan keatas, saya mencoba bagaimana bisa mengambil foto karena selain nggak enak, liftnya goyang-goyang terus. Untungnya dapat, dan saya upload di Insta Stories.

Gila! Motor masuk lift!

Setelah saya bertanya kepada Chaula, menurut dia sebenarnya hal itu tak dibolehkan. Lift hanya untuk orang ataupun barang. Tak ada sejarahnya motor bisa masuk lift. Sepeda saja aturannya nggak jelas, ada yang bilang boleh ada juga yang melarang. Tapi ini motor lho, yang jelas dilarang. Tetapi mau gimanapun juga, tetap aja nggak bisa dikasih tahu. Source : Catatanbackpacker