Raul Albiol : Cristiano Tak Akan Sanggup Cetak 40 Gol Disini!

Cristiano Ronaldo Striker Juventus Masih Belum Mencetak Satu Gol Pun Di Serie A.

 

Walibola.co  –  Mantan rekan setim Cristiano Ronado di Real Madrid dahulu Raul Albiol yang kini membela Napoli sudah mengetahui bagaimana sosok Ronaldo menjadi mesin gol kala mereka pernah bermain bersama di Madrid. Tapi menurut Raul kehebatan Ronaldo sebagai pencetak gol tidak akan bisa ia tularkan dengan mudah di Juventus.

Bek Napoli, Raul Albiol merupakan mantan bek Real Madrid, ia membela Loss Blanccos mulai dari musim 2009-2013, dalam waktu empat musim tersebut ia hanya menjadi pelapis bagi manager kala itu Jose Mourinho. Sehingga membuatnya pindah ke klub Serie A Napoli.

Nah, pertemuaan dengan mantan rekannay di Real Madrid dahulu jelas tidak terelakan lagi pasalnya Ronaldo yang kini berseragam Juventus merupakan salah satu penyerang terbaik dunia akan menjadi tantangan tersendiri bagi Albiol karena kedua klub ini merupakan rival berat.

Bagi Albiol kehebatan Ronaldo untuk menjebol gawang lawan di Spanyol tidak akan mudah, pasalnya Serie A dan La – Liga sangat jauh berbeda dari alur permainanya. Tidak hanya itu hal tersebut tidak akan pria asal Portugal mampu mencetak 40 gol permusimnnya seperti yang ia biasa lakukan bersama Madrid.

”Kedatangan Ronaldo memang menjadi sebuah kehebatan di negara ini. Tapi bermain di Serie A tidak akan mudah karena liga disini sangatlah berbeda.”

”Apakah Cristiano dapat mencetak 40 gol ? saya rasa sangat sulit karena Spanyol dan Italia sangat berbeda jadi ia mungkin tidak bisa mencetak 40 gol disini karena liga ini benar benar sulit.”

Namun Albiol sendiri senang dengan mantan koleganya tersebut karena kompetisi Serie A akan menjadi magnet dari penggemar sepak bola eropa berkat kedatangan Ronaldo.

”Jelas kedatangnya menjadi sebuah daya tarik bagi pencinta sepak bola eropa untuk Liga Italia.”

Mampukah Madrid Pertahankan UCL Tanpa Ronaldo?

Walibola.co-Real Madrid dalam tiga musim terakhir memang menjadi klub tersukses di pentas eropa, hampir semua prestasi mereka dapatkan di berbagai kompetisi yang di ikutinya,semua penggemar sepak bola dunia mungkin sudah mengetahui jika klub yang idientik dengan warna putih ini berhasil mempertahankan trofi Liga Champions Eropa selama tiga musim berturut turut hingga tidak ada klub yang mampu meraih prestasi semacam itu.

Jika kita berbicara dalam segi komposisi pemain mereka memang memiliki lini skuat yang sempurna, bahkan yang terbaik di dunia. Dan hal tersebut tidaklah sulit untuk mendapatkan raihan trofi dengan jumlah banyak. Faktor Zendine Zidane memang merupakan sebuah kesempurnaan yang merekatkan semua para pemain Madrid hingga menyatu menjadi tim yang begitu komplet.

Namun tidak hanya Zidane yang menjadi sosok kunci klub, Cristiano Ronaldo lah yang membuat Zidane sempurna sebagai pelatih top dengan raihan tiga trofi Liga Champions. Ronaldo sendiri merupakan andalan sebelum di tunjuknya Zidane sebagai pelatih Madrid tiga musim lalu. Pemain berusia 33 tahun ini sudah menjadi roh permainan Madrid yang idientik dengan serangan serangan yang mematikan.

Sayangnya Ronaldo yang memilih keluar dari Santiago Bernabue membuat banyak pendungkung khawatir, sebelum Ronaldo bergabung dengan Juventus, pelatih Madrid Zidane langsung memutuskan mundur dari jabatan pelatih setelah berhasil membawa Madrid menjuarai Liga Champions eropa musim lalu.

Lalu yang menjadi pertanyaannya adalah mampukah Real Madrid kembali sukses tanpa Ronaldo? mengingat ia merupakan pemain yang tak tergantikan selama sembilan musim di klub. Jika kita lihat dengan kontribusi yang di berikan Ronaldo setiap musimnya di domestik maupun eropa, akan terasa sedikit sulit untuk Madrid berjaya seperti tiga musim terakhir ini. Meski masih ada pemain pemain seperti Toni Kross, Luka Modric hingga Gareth Bale. Ronaldo tetap menjadi masih tidak tergantikan.

Jika kita melihat pada pertandingan musim lalu saja di Liga Champions, saat itu mantan pacar Iriana Syak berhasil menjadi yang tersubur meski ia tidak mencetak gol di final. Pada babak 16 besar kala Madrid berjumpa PSG, Ronaldo berhasil mencetak tiga gol dalam dua leg yang di gelar, ia pun menjadi momok menakutkan bagi klub kaya asal Prancis itu hingga mereka tersingkir lebih dini.

Lalu pada babak perempat  final melawan Juventus ia juga mencetak tiga gol dalam dua leg yang di gelar. Tidak hanya itu Liga Champions 2017 sendiri kala melawan Bayern Munchen di babak perempat final mantan pemain Manchester United itu mencetak lima gol ke gawang Manuel Never dalam dua di leg, itu membuktikan jika peran dari kapten timnas Portugal memang sangat signifkan. Apalagi tidak ada sosok pemain Madrid yang mampu setajam Ronaldo, bisa di pastikan musim ini Madrid akan kewalahan dalam mengarungi musim 2018-2019.

48 Jam Kedepan Ronaldo Akan Menjadi Milik Juventus

Para Juventini tampaknya akan merasakan impian mereka menjadi kenyataan, ya dalam bebarapa pekan ini demam Crtistiano Ronaldo Bergabung Dengan Juventus menjadi trending topik di Turin. Bagaimana tidak, rumour hengkannya Ronaldo ke Juventus semakin hari semakin nyata.

Yang terbaru jika presiden Juve yakni, Andrea Agnelli dilaporkan terbang ke Yunani untuk menjumpai pemain anyarnya Ronaldo. Terkini kapten timnas Portugal itu telah sepak untuk bergabung dengan si Nyonya Tua dengan durasi kontrak mencapai empat tahun.

Ronaldo sendiri saat ini tengah berlibur bersama kekasih dan keluarganya di Yunani. Ia sendiri baru saja membantu negaranya untuk bertarung di Piala Dunia di Russia, sayangnya Portugal hanya berhasil bermain hingga babak 16 besar usai di singkirkan oleh Uruguay.

Nah, dengan transfer yang memakan waktu hingga membuat banyak penggemar sepak bola terutama fans dari I Bianconerrri yang sudah tidak sabar, membuat Agneli langsung menjumpai calon pemain anyarnya agar bisa bertatap muka dan berkomunikasi dengan Ronaldo.

Mengenadi kabar Agnelli yang terbang ke Yunani, terungkap oleh beberap media asal Italia, yang mendapatkan beberapa foto dari  orang nomor satu di Juventus itu di bandara Pisa di Italia, dan ia kabarnya akan terbang menggunakan jet pribadinya ke Yunani.

Dair laporan yang lebih detail Agenelli memang terbang ke Yunani, namun tujuannya berbeda dengan Ronaldo. Ronaldo sendiri berlibur di Yunani tempatnya di Pylos sedangkan Agnelli juga berlibur di Yunani tapi ia berada di Kalamata.

Di lansir oleh Tutosport jika Ronaldo sendiri akan di resmikan oleh Juventus dalam 48 jam kedepan, dan pada Selasa 11/7 akan terjadi pertemuan di Santiago Bernabue antara agen dari Ronaldo, Jorge Mendes dan Florentino Perez serta dari pihak menagement Juventus.

Perang Panas Antara Carlos Queiroz Vs Ronaldo Dan Kawan Kawan

Cristiano Ronaldo dikecam oleh Carlos Queiroz setelah dilecehkan dalam  hasil imbang Portugal dengan Iran.
Hubungan kedua sosok asal Portugal sendiri dalam beberapa tahun terakhir memang memburuk dan Queiroz sangat hancur  karena dikecewakan oleh mantan anak didiknya.

Pasangan ini membentuk hubungan yang luar biasa ketika waktu  mereka bersama di Manchester United.

Namun hal-hal berubah menjadi suram saat Queiroz menjabat sebagai Pelatih Seleccao yang bernasib buruk sebagai bos Portugal, berpuncak pada 16 besar mereka harus tersingkir dari Piala Dunia 2010.

Ketika ditanya oleh wartawan tentang penampilan buruk mereka melawan Spanyol, Ronaldo mengecoh: “Tanya Carlos.”
Dan perseteruan itu tampaknya berlanjut selama pertandingan terakhir Grup B pada hari Senin, dengan pemegang Ballon d’Or itu  gagal untuk pergi dan berjabat tangan dengan Queiroz pada peluit akhir.

Hal ini membuat marah bos Iran, yang mengklaim bahwa sepakbola Portugal mulai jauh sebelum Ronaldo ada.

Queiroz mengatakan: “Saya tidak dapat memahami seseorang yang tidak dapat diganggu untuk datang dan memberi salam kepada pelatih yang menghabiskan 12 tahun bekerja untuk federasi sepakbola Portugal.’’

“Selama saya di sana, saya memenangkan gelar Eropa dan dunia, membawa ide-ide baru dan merestrukturisasi tim.
“Sejarah federasi sepakbola Portugal tidak dimulai di pulau Madeira bersama Cristiano Ronaldo. Ini dimulai jauh sebelum itu.

“Dan itu bukan nilai-nilai yang diajarkan oleh orang-orang seperti Jose Augusto, Simoes, Eusebio, Humberto Coelho’’

“Saya tidak mengatakan bahwa nilai-nilai yang dimiliki pemain modern buruk, hanya saja mereka tidak sama dengan nilai-nilai yang saya dan banyak orang lain pegang.

“Beberapa orang yang mencoba menghancurkan kehidupan pribadi dan karir profesional saya sekarang menghadapi hukuman penjara, di penjara atau dalam perjalanan mereka untuk berakhir di sana.”

Queiroz juga mengambil masalah dengan komentar yang dibuat oleh murid lain.

Setelah pertandingan, pemain sayap Besiktas Richardo Qaresma juga mengejek Queiroz dan mengatakan: “Saya merasa terganggu oleh cara pelatih Iran berperilaku. Sebagai orang Portugal, dia harus lebih menghormati orang Portugal. ”

Hal ini mendorong Queiroz untuk membalas: “Sebagai rekan senegaranya, saya lebih memilih untuk tidak mengatakan terlalu banyak tentang apa yang dikatakan Quaresma. Dia bermain untuk negaraku juga.’’

“Tapi dia mungkin menemukan bahwa pelatih lain yang telah bekerja dengannya akan senang membicarakannya dari Sporting Lisbon hingga Porto.

“Mari kita berhenti di situ. Jika dia harus mengatakan sesuatu tentang aku, jadilah berani dan katakan itu. Untuk mengatakan bahwa saya tidak menghormati pemain Portugal,Bagaimana saya tidak bisa menghormati mereka? Saya orang Portugal.’’

“Tapi meskipun semua itu, saya merasa senang karena tiga pemain Portugal: Adree Silva, Bruno Alves dan Beto datang untuk menyambut saya setelah pertandingan.”

Semakin Tua Semakin Menjadi Jadi, Ronaldo Pelihara Janggut Tipis Dengan Percaya Diri

Cristiano Ronaldo memang merupakan pemain yang menjadi buah bibir oleh dunia, terutama bagi kalangan penggemar sepak bola eropa.Kehebatan bintang asal Portugal tersebut memang semakin menjadi jadi, dengan usia yang sudah tidak muda lagi, ia membuktikan jika semakin tua ia malah menjadi jadi dengan penampilannya yang luar biasa. Hatrick pluss tendangan bebas ke gawang Spanyol merupakan bukti nyata jika pemenang lima kali Balon D’or tersebut memang layak di jadikan idola dan seorang panutan sejati.Laga Maroko terlihat jiga kapten timnas Portugal itu memiliki penampilan yang berbeda dari sebelumnya,ya terlihat jika CR7 menumuhkan janggut tipis yang di peliharnya beberapa pekan ini.

Pada pertandingan kedua pada grup B di Piala Dunia, Portugal akhirnya berhasil meraih kemenangan perdananya dengan mengalahkan Maroko dengan skor 1-0, Gol Portugal sendiri di cetak oleh Ronaldo yang kembali mencetak gol usai Hattrick ke gawang Spanyol pada pekan lalu.

Ronaldo yang berhasil mencetak gol menggenapkan torehan golnya dalam turnamen ini sebanyak empat gol. Berawal dari sepak pojok yang di lakukan oleh Joao Mourtinho Ronaldo yang tidak terjaga dengan baik di kotak penalti langsung melompat dan menyundul bola dengan sekeras mungin gol pun tidak terelakan, Portugal pun unggul dengan skor 1-0 pada menit ke-4.

Sebenarnya Maroko memiliki sangat banyak peluang pada pertandingan malami ini, dengan berhasil menambak kegawang Portugal sebenyak 15 kali sedangkan Seleccao hanya berhasil mencatakan 9 lesatan ke gawang Maroko.

Dalam penguasaan bola juga tercatat jika Maroko berhasil mencatatkan passesion Ball sebanyak 56 persen berbanding 44 persen dari Portugal.

Gomez : Bermain Dengan Cristiano Seperti Mimpi Yang Menjadi Kenyataan

Pemain timnas Portugal Andree Gomez mengungkapkan jika dirinya sangat bangga bisa bermain dengan sosok seperti Crisitiano Ronaldo bersama Portugal di Piala Dunia Russia. Ia menambahkan jika bagaikan mimpi bermain dengan mantan pemain Manchester United tersebut.

Portugal sendiri berhasil bermain dengan luar biasa ketika menghadapi tim kuat Spanyol, dan yang lebih menarik lagi adalah sosok Critiano Ronaldo yang menjadi Man Of The Macth pada pertandingan perdana Piala Dunia di grup B tersebut.

Ronaldo sendiri berhasil mencetak hatrick ke gawang timnas Spanyol yang di kawal oleh David De Gea. Apalagi pada  gol terakhirnya yang luar biasa berawal dari sepakan Free Kick dari jarak 33 meter dari luar kotak penalti berhasil menyeimbangkan keadaan menjadi 3-3.

Pemain Barcelona Andree Gomez yang juga ikut bermain dalam pertandingan tersebut seperti berperang dengan gerombolan bandit demi mencapai tujuan dan Ronaldo di anggapnya seperti pemimpin bermain bersamanya.

”Kami sepert sedang berperang dengan hasil imbang, kami berperang dengan para bandit. Dan untung kami memiliki Cristiano untuk memimpin kami bertarung dengan para bandit tersebut. Bagaikana mimpi bisa bermain dengan soosk Ronaldo.” ucap Gomez.

Tidak hanya itu Gomez juga meminta rekan rekannya untuk segera fokus dengan pertandingan berikutnya.Apalagi mereka hanya meraih satu poin penting dalam pertandingan tersebut.

”Kami merupakan favorit bersama Spanyol ,dan untuk kami mendaptkan satu poin yang sangat berharga. Jadi saya pikir kami harus segera berfokus dalam pertandingan selanjutnya, Dan tiga poin merupakan tujuan berikutnya. Kami telah bermain sangat baik pada pertandingan awal dan kami bisa menjadi lebih baik dari itu.” ungkap pemain yang tengah tidak bahagia di Barcelona tersebut.