Arsip Tag: traveling

Tips untuk Para Perempuan yang Ingin Naik Gunung

Aku suka banget kangen ketika melihat foto setahun yang lalu, masih keliatan muda ya. Sekarang jarang naik gunung kenapa? Nggak ada yang ngajak, dan nggak ada yang diajak. Ini juga waktu dimana masih gampang ngajak anak2 manjat. Sekarang susahh dengan beragam alasan, yaa mungkin kesibukan mereka meningkat, mungkin akunya yang nggak punya kesibukan atau kebanyakan waktu luang.

Kebanyakan iklan sekarang galleryku yaa, i’m sorry. Saking rindunya sama wadah volcano, kadang asal ngeiyain kalo ada yang ngajak padahal belon kenal. Bahaya sebenernya siapa tau mau nyulik (pede banget kaya ada yang mau bae). Tapi yaa gimana lagi too yaa, sudah keterlaluan rasanya you know lah.

Doain bulan depan plan kelaksana semua, kejar setoran. 3 bulan ini sejak agustus plan sudah sampai ke ujung dunia tapi implementasinya nol besar. Mangkel ya nggak tau siapa yang dimangkelin, kalo aku mampu si ya pengin solo karir, tapi aku kan wedok, liwet yoraiso pomeneh ngadegna tenda nganggo lading. Gini aja di galauin, cewek! Yawiss turu2 para kalong jangan lupa tangi subuhan.

Selamat pagi semangat pagiihh..tau apa mimpiku?punya rumah yang dengan hanya buka jendela aku bisa nonton yang beginian Ngomong2 soal Cikuray kemarin, aku mau bilangin sama kalian cewek2..kalo mau ndaki sama orang baru (khususnya cowok), usahakan jangan sendirian, bawalah temen kalian minimal 1. Kenapa? Biar kalo dibokisin ndaki cuman berdua, kamu masih punya temen lagi. Hikmah dari perjalanan penuh emosi ini adalah, aku temukan kawan2 baru, dan penampakan seperti ini. Syukuri, resiko yang harus kutanggung.

Bukan takut hitam, bukan takut matahari. Mendaki dengan persiapan matang, salah satunya menjaga kulitmu dari paparan sinar matahari (terik) langsung. Pakailah sunblock dengan SPF tinggi, dan jaga kulit wajahmu dengan mengenakan topi atau masker (kalo masker aku ngga tahan, engap sis). Ini bukan sok cantik atau kemayu atau gemagus atau gembeleng loh yaa, sinar matahari terik bukan cuma bikin kulitmu gelap, jangka panjangnya bisa bikin kanker kulit. Safety first.

Pembangunan Transportasi Mudah Menuju Papua

Seperti yang kita tahu, transportasi menuju salah satu kota paling timur di Indonesia yaitu Papua sangatlah rumit sekali. Meskipun papua memiliki banyak sekali keindahan alam dan tempat wisata bak surga dunia, sangat sulit bagi mayoritas orang untuk berlibur kesini karena minimnya transportasi dan masih banyak transportasi yang kurang layak apabila berkunjung kesini.

Sangat disayangkan sekali, karena papua memiliki banyak tempat wisata indah yang menjadi incaran para turis asing maupun lokal. Ada banyak sekali papua menyumbangkan pendapatan negara hanya dari tempat wisatanya yang sangat alami tanpa diubah sedikit pun. Maka dari itu, kini pemerintahan Republik Indonesia sedang gencar untuk membangun papua menjadi salah satu tempat dengan transportasi yang mudah.

Konektivitas Transportasi yang handal sangat penting untuk kemajuan bangsa dan negara. Meskipun jauh dari rumah, Bakti Insan Perhubungan telah bekerja keras untuk mewujudkan terselenggaranya konektivitas transportasi yg selamat, aman, dan nyaman hingga ke perbatasan Indonesia dan Papua Nugini Tetap dukung Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan Konektivitas Transportasi yang handal dan Selamat Hari Perhubungan Nasional.

Oksibil : Negeri Dalam Awan di Tanah Papua. Oksibil (1306 mdpl) terletak di Kab. Pegunungan Bintang dan merupakan SATU-SATUNYA Kabupaten di Peg. JAYAWIJAYA yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Tidak ada akses darat untuk menuju ke Oksibil karena lokasinya di Pegunungan, namun terdapat JEMBATAN UDARA alias Pesawat Penerbangan Perintis untuk memudahkan akses transportasi masyarakat serta pengantaran logistik. Di kesempatan ini, saya dan teman saya mendapatkan izin untuk ikut Penerbangan Pesawat Perintis Kargo berjenis Caravan yang mengantarkan sembako kepada masyarakat Oksibil.

Oiya, Pesawat Perintis Kargo ini terbang sehari bisa 6x loh bolak balik demi mengantarkan logistik untuk masyarakat Oksibil. Kami menggunakan Pesawat Perintis dari Bandara Tanah Merah (Boven Digoel) selama 30 menit saja dan mendapatkan experience yg sangat menakjubkan karena bisa terbang di atas Pegunungan Jaya Wijaya. Katanya kalo cerah saat penerbangan, kita bisa melihat Puncak Mandala Jaya Wijaya. Terimakasih kemenhub atas Jembatan Udara yg telah memudahkan akses hingga ke ujung Papua.

Tips Foto Tetap Kece Menggunakan Kamera HP

Kembali lagi ke Musim Gugur di Eropa. Perjalanan saya ini sudah berlangsung 2 tahun yang lalu tetapi tetap melekat sekali memori indah dari traveling ke negeri ini. Repost foto lama karna udah lama banget gak traveling, dan ditantang sama patrishiela untuk join 10 days challenge posting foto traveling selama 10 hari ke depan. Aku usahakan challenge ini terlaksana karna minggu ini baru mau mulai traveling keliling lagi.

Hal pertama yg aku kangenin ketika traveling di hutan/pegunungan Eropa adalah ambiencenya. Unreal dan magis. Gak ada yg lebih bisa menggambarkan selain dua kata itu.
Apalagi buat orang Bali yg tahunya cuma pantai dan tropical forest, jalanan belika liku dengan aroma tanah sehabis hujan dan warna musim gugur buat aku udah sangat mengesankan.

Aku diajak oleh sahabatku, orang Jerman untuk road trip dari Frankfurt ke Saxon Switzerland selama lebih dari 12 jam. Gak paham lagi, sepanjang perjalanan disuguhi oleh hamparan zamrud tanpa batas, pegunungan yg menjulang tinggi, perkotaan dgn jalan yg lebarrrr tanpa traffic, juga canola flower fields yg gak habis habis.

Kangen banget trekking di antara kabut, sunyi dan aroma dedaunan autumn yg terjatuh di tanah basah. It was so so incredibly amazing yet peaceful.

Tips Foto Instagramable

Lately, Aku lagi suka eksperimen dengan portrait ‘Bokeh Flare’ Fitur di OPPO Reno6. Lagi suka nangkap momen ekspresi orang yg Aku kombinasikan dengan bokeh dari Cahaya terobosan di Sela dedaunan, hasilnya diluar ekspektasi.

Siapa yg suka ngambil foto portrait juga? Atau doyan capture random portraits ketika traveling saat cahaya lagi bagus bagusnya? Aku mau kasih info menarik, apalagi kalau bukan tentang cuaaan. Cuz cuan is lyfeee haha

Untuk kalian yg tempted dgn OPPO Reno6, bulan ini Oppo Indonesia lagi ada OPPO Smart Deal, di mana teman teman bisa dapetin Cashback spesial buat IoT kayak Oppo Enco Air Dan Oppo Enco Buds setiap pembelian Oppo Reno 6 Series. Manfaatkan sebaik mungkin promo ini agar kamu bisa punya foto yang bagus dari kamera hp.

Lestarikan Desa Kecil di Indonesia untuk Budaya yang Abadi

Udah tau capek, kenapa masih naik gunung? Apakah itu aktualisasi diri? Atau hanya eksistensi diri? Eksistensi untuk bagi saya pribadi bukanlah masalah, karena yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menggunakannya sebagai kontribusi yang bermanfaat dan tentunya dampak yg positif.

Jangan hanya bercerita ttg pernah naik gunung mana aja, tapi juga berikanlah manfaat positif dari cerita tersebut. Mau naik gunung sampe 100x pun, jika hanya untuk kesombongan, ya gak bakal ada manfaatnya. Jadi silahkan memilih, mau dikenal sebagai orang yg sombong atau mau bermanfaat bagi orang lain?

Aku suka di sini. Ini salah satu spot favoritku ketika berkunjung ke Wisata Edukasi Terpadu Sendi wetsendi karena bisa duduk santai sambil melihat Gunung Penanggungan dari kejauhan (sambil mikir kapan bisa ke sana hahaha).

Para masyarakat desa sendi sangat suka membuat kerajinan tangan. Kerajinan – kerajinan ini terbuat dari bambu dan menjadi hiasan Wet sendi sehingga sangat bagus dan mencolok sekali. Dan dengan adanya listrik dari PLN Peduli sejak tahun 2016, diharapkan dapat memajukan potensi destinasi wisata Desa Sendi karena lokasinya memiliki tanah yang subur, atmosfer yang adem dan sejuk, dan juga pemandangan yang sangat bagus banget yaitu Gunung Welirang dan Gunung Penanggungan. Jadi kapan nihhh kalian ke Mojokerto?? Lokasinya juga bisa buat camping ceria lhoo.

Sejarah Kerajaan Majapahit yang hampir dilupakan. Ini adalah masyarakat asli Desa Adat Sendi, dengan pakaian khasnya yang berwarna hitam, mereka percaya bahwa mereka adalah keturunan langsung dari Kerajaan Majapahit.

Jika diikuti secara sejarah, sebenarnya Desa Sendi ini sudah ada sejak abad 16! Wow! Yak semoga dgn PLN Peduli Desa Adat Sendi ini segera diakui oleh Pemprov Jatim dan tetap berkembang dari segi perekonomian pariwisatanya. Tapi aku seneng bgt lhooo bisa foto dengan bagian dari Kerajaan Majapahit, karena aku slalu kagum dengan peninggalan2 Majapahit serta sejarahnya, hehehe

Saya berharap kedepannya desa – desa seperti ini lebih diperhatikan lagi. Dengan melestarikan desa yang ada, maka sejarah Indonesia akan tetap terukir dan terjaga selamanya.

Teman Traveling yang Kompak Membuat Perjalanan Seru

Dibalik perjalanan yang luar biasa terdapat travel mate yang luar biasa. Begitupun perjalanan kali ini, perjalanan mengexplore Sumbar kali ini adalah salah satu perjalanan yang luar biasa bagi saya. Bertemu mereka orang-orang dengan beragam karakter kemudian melebur jadi satu. Capek, pegel, seneng, ketawa, nangis, lebam-lebam, gatel-gatel, bengkak-bengkak sampe berdarah-darah udah dirasain semuanya.

Dimulai dari puncak tertinggi gunung berapi di Indonesia, berlanjut ke pulau-pulau, pantai, air terjun, hutan, kota semuanya dilibas. Kami berjalan menjauh sesaat dari zona nyaman. Untuk merasakan sensasi berbeda dari perjalanan kali ini. Salah satunya adalah ketika tinggal di pulau ini. Tanpa sinyal, penerangan minim, tokai sapi dimana-mana, rumah yang sederhana dan banyak hal lainnya yang membuat cerita berbeda ketika tinggal sebentar di pulau ini.

Buttui, sebuah desa di pedalaman Mentawai, butuh perjuangan dan nyali yang besar untuk sampai disini. Pasalnya akses kesana tak mudah. Kami harus berkutat dengan jalan yang hancur tak karuan dan becek. Melewati berbagai macam lapisan hutan. Begitupun jika kita memilih menggunakan transportasi lewat sungai. Kondisi sungai yang kadang kering debit airnya membuat kita harus turun berkali-kali dan mendorong kapal kecil untuk tiba di desa tersebut dan dilanjutkan dengan trekking 3 jam. Pengalaman hidup disini mengajarkan saya arti kesederhanaan. Tidak hanya tanpa sinyal telepon, pasokan listrik disini pun tak ada sama sekali. Semuanya serba sederhana dan ala kadarnya. Berburu, mencari ikan, berladang adalah pekerjaan mereka sehari-hari. Semuanya dilakukan secara sederhana dengan alat ala kadarnya.

Lima hari di Mentawai. Bertemu dan hidup membaur bersama dengan suku Mentawai. Tinggal dua hari satu malam di Uma bersama keluarga Sikerei. Jauh dari peradaban. Hidup sederhana dengan aktivitas ala kadarnya dengan minimnya teknologi seperti apa yang biasanya kita miliki di perkotaan.

Yang paling juara sebenernya perjalanan ke desa Buttui ini, lima jam naik motor dan harus berkutat dengan jalanan yang luar biasa jeleknya sekaligus nguji mental dan fisik (asli lebih capek dari naik Gunung yg berhari-hari). Sebenarnya ada alternatif yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan pompong (kapal kecil) dan dilanjutkan dengan trekking 3-5 jam. Namun karena kondisi ketinggian air waktu itu kurang memadai terpaksa kami memilih menggunakan motor menembus hutan dan jalanan yang jauh dari kondisi baik.

Persiapan untuk Trekking Annapurna Basecamp di India

Banyak sekali yang ingin pergi ke Annapurna Basecamp yang ada di India namun tidak mengerti bagaimana caranya. Nah disini akan dibahas beberapa persiapan jika ingin trekking Annapurna Basecamp.

Tiga hal yang perlu disiapkan:
1. Fisik yang prima, karena jalurnya akan sangat panjang, sempet baca sekitar 80KM PP from Nayapul – ABC (but you can make it short by using jeep to Siwai, sumpah ngebantu banget), dan jalur tangganya, amit-amit banget bagi yg punya masalah sendi terutama lutut, mending pikir ulang itu rencana. Tangganya bisa nyampe ratusan meter tingginya. Dan semuanya dari batu dan semen, bakalan sakit banget kalau yang punya masalah sendi (konsultasiin dulu ke dokter kalau emang masih maksa mau)

2. Waktu yang cukup. I think 11 days is best time. Jadi lo spare waktu 2 hari cuma utk penerbangan pulang pergi Jakarta – Nepal return. 7 hari trekking, dan 2 hari untuk perjalanan Kathmandu – Pokhara yang walaupun cuma 200KM tapi kalau naik bis bisa sampe 9 jam lamanya, kecuali ada budget lebih naik pesawat sekitar 1,5juta utk penerbangan 30 menit. Normalnya waktu pendakian kalau cuma buat ke ABC (bukan ngelilingin Annapurna Circuit) 7-8 hari, kalau ke Annapurna circuit bisa 12-14 hari. Cuma karena kemarin waktu terbatas, gue hajar 5 harian Nayapul – ABC (ikutin itinerary her journey) dan modarrrrr bgt ama tangganya

3. Dana yang memadai. Mahal gak kesini? Enggak kok, tergantung lo pilih cara yang mana. Kalau gue kemaren cara flashpacker, ngecut budget yang bisa gue cut selama waktunya masih pas, dan ngelebihin budget buat sesuatu yang gue butuhin cepat.
Ex:
•hotel (gue pilih yg murah meriah)
•transport (gue pilih taxi utk Pokhara – Nayapul – Siwai, 8000 nepal rupee untuk PP), kalau bis mungkin cuma 2000 PP tapi lamaaa bgt
•Porter disini pun murah sekitar 1750-2500 nepal rupee per hari, dan menurut gue gak perlu sama sekali, karena lo gak akan bawa barang bawa banyak paling cuma 5-6 Kg aja selama trekking. Permitt? 4000 nepal rupee totalnya
•homestay dan makan di jalur ABC sekitar 1500-2500 per hari (enak kan? Gak perlu bawa makanan, kompor, sleeping bag, tenda, nesting bla bla bla, cukup jalan terus ketemu teahouse dan tinggal pesen mau apa)

Ps: 1 nepal ruppe = IDR 130

Raja Ampat Sangat Indah Bak Surga Dunia

Hello weekend! Biarpun tiap hari berasa weekend, tapi selalu seneng tiap weekend datang. Dan tiap ke Bandung itu selalu kangen suasana camping begini nih, sayangnya cuaca lagi nggak mendukung buat camping santai begini btw, spot favorite kalian buat camping dimana?

Satu lagi nih destinasi impian saya sudah terwujud. Berapa tahun lamanya saya memimpikan untuk pergi ke raja ampat, dan akhirnya sekarang saya disini. Karena biasanya selalu aja ada alasan buat gagal pergi ke Raja Ampat. Expect tinggi tentang keindahan gugusan pulau karst disini pun terbayar lunas akhirnya. BAGUSNYA GILAAAAK BANGET SIH! Apalagi perjalanan kali ini ditemani para teman-teman perjalanan yang seru banget. Terima kasih juga buat semesta yang sangat mendukung, diguyur cuaca hujan di hari pertama perjalanan ke Sorong, tapi pas dua hari keliling Misool cuaca bersahabat banget.

Yang bikin tambah nikmat perjalanan di Misool kali ini juga dikarenakan disini gak ada sinyal sama sekali, jadi bener-bener no service dan semuanya jadi main bareng terus! Pokoknya experience pertama nginjekin kaki di Tanah Papua kali ini berkesan banget! Terimakasih Biagarutrip sudah membuatnya menjadi kenyataan!

Balbulol memang sudah indah dan cantik dari sananya. Ini adalah salah satu tempat yang paling saya kagumi di Misool. Padahal semua spot suka semua). Karena kayaknya cuma disini deh yang gak perlu effort buat nikmatin pemandangannya, bisa renang nyebur langsung sepuasnya. Karena spot-spot lainnya butuh perjuangan buat ngedaki dan manjat sampe ke spotnya, tapi perjuangannya terbayar banget dengan viewnya.

Raja Ampat tuh nggak akan pernah bikin bosen, berkali-kali kesini, mulai dari musim ujan pas rumput lagi ijo-ijonya sampai musim kemarau pas lagi coklat-coklatnya selalu bikin happy. Nah kali ini pengen banget rasain suasana ijo-ijo di Raja Ampat ini! Tidak perlu ditanyakan lagi ya kenapa Raja ampat menjadi salah satu target wisata terfavorit oleh para wisatawan dari seluruh dunia. Keindahan yang ditawarkan tempat ini sangat indah sekali bak surga dunia.

Sunset di India yang Tidak Boleh Terlewatkan

Sunset di India tuh adalah salah satu momen yg gak boleh dilewatin menurut gue selama traveling di India. Magical banget! Tiap hari gue selalu nyempetin buat hunting sunset, dari mulai yg di fort, sampai dari atas Wind Cafe ini yg langsung menghadap ke Hawa Mahal kayak gini pas lagi sunset.

Btw, coba liat gambarnya deh, kalo diperhatiin gambar ini gue ambil dalam keadaan backlight. Namun hal itu nggak jadi masalah karena Vivo V11 Pro udah dilengkapi dengan Anti-Backlight AI HDR yang mana memungkinkan gue untuk mengambil gambar walau dalam keadaan backlight.

Mau belanja aneka gerabah dibelakang gue ini tadinya, cuman takut pecah. Terus gajadi, yaudah foto-foto aja. Mayan biar kayak di Maroko. Kebetulan emang ngidam pengen ke Maroko, dan alhamdulillah tahun depan bakalan ke Maroko bareng smart traveler 7-15 Maret 2019 nanti. Yang pengen detail lebih lanjut bisa langsung cek postingan mereka! Dan masih ada kesempatan buat dapetin cashback 500ribu kalau daftar sekarang.

Semua ada limitnya, bahkan jalan-jalan pun ada limitnya menurut gue. Pagi ini memutuskan untuk nggak berangkat ke Jogja karena ngerasa lg nggak fit setelah 3 perjalanan overseas kemaren. Ditambah sedikit rasa ragu gue naik pesawat sendirian yg sebenernya dari dulu memang udah takut sebenernya naik pesawat. Jadinya lebih milih untuk nunda ke Jogja dan istirahat dulu aja di Jakarta. Padahal udah ngebayang nikmatnya Gudeg Bromo, Sop Pak min Klaten, sampe temen-temen di Jogja.

Salah satu andalan gue kalau lagi traveling itu Euca, minyak kayu putih dalem bentuk roll on dengan aroma terapi. Cocok banget buat nemenin perjalanan di pesawat yg kadang dingin berAC, atau di pinggir pantai berangin kayak gini. Kebetulan banget sekarang juga ada challenge Time dari safecare!!! Ada hadiah total 12 juta buat yang upload di Stories instagram tentang EuCa kayu putih aromatherapy dan nanti bakalan langsung dipilih sama special judges kita febrian. Kapan lagi ngeStories di instagram terus bisa dapet uang jutaan rupiah.