Keita : Primer Leanguea Yang Terbaik Menurut Saya!

Walibola.co  –  Pemain baru Liverpool yang berposisi sebagai gelandang, Naby Keita mengatakan jika ia benar benar takjub dengan Liga Primer Inggris. Meski pernah mencicipi banyak kompetisi antar klub di berbagai negara seperti Prancis, Jerman hingga Austria sang pemain belum pernah merasakan Liga tersulit di dunia yaitu Liga Primer Inggris.

Bagi Keita sendiri Primer Leangue merupakan kompetisi yang begitu sulit, ada sebuah proses yang begitu panjang untuk beradaptasi di liga tersebut. Tidak hanya itu Primer Leangue juga merupakan liga yang paling ketat dimana jika melakukan kesalahan sedikit saja maka klub tersebut bisa terhempas dari posisinya.

Di Primer Leangue sendiri dikenal juara yang terus berubah ubah setiap musimnya.Oleh karena itu tak ayal ada sekitar enam tim yang berpeluang menjuarai Primer Leangue yang jelas sangat berbeda dengan liga liga seperti Bundes Liga, La-Liga, Ligue-1 hingg Serie A.

Total dari ke enam klub tersebut, ada Manchester City,Manchester United, Liverpool,Totenham Hot Spurs, Chelsea hingga Arsenal. Dengan melihat kompetisi yang begitu merata dan sulit, namun Keita  sendiri sangat optimis dan begitu termotivasi untuk membawa klubnya Liverpool menjadi yang terbaik di negri ratu Elisabeth ini.

Sebelum memutuskan bergabung dengan Liverpool musim lalu, Keita sendiri mendapatkan banyak saran dari pemain pemain yang pernah bermain di Liga Primer Inggris. Dan baginya hal tersebut merupakan sebuah anugerah karena ia mendapatkan saran yang begitu baik.

”Saya sangat terkejut dengan Liga Primer, ini benar benar sulit dan mengerikan. Saya pikir hal ini merupakan pilihan bagus untuk perkembangkan karier saya di masa depan.”

”Apakah saya mendapatkan saran dari pemain lain tentang liga ini? ya saya mendapatkan banyak tentang itu. Mereka mengatakan jika Primer Leangue adalah liga yang membutuhkan adaptasi yang cukup panjang dan tidak semua pemain berhasil disini.”

Klopp : Kontribusi Henderson Tak Tergantikan

Kapten Liverpool Jordan Henderson

 

Walibola.co – Kapten Liverpool Jordan Henderson merupakan pemain yang menjadi jantung permainan The Reds musim lalu dimana ia merupakan pemain yang tak tergantikan di lini tengah klub. Akan tetapi di awal musim ini Henderson lebih banyak terlihat menghuni bangku cadangan dari pada bermain sebagai pemain inti. Pelatih Liverpool sendiri Jurgen Klopp mejelaskan jika Henderson masih merupakan bagian dari permainan Liverpool dan tidak akan pernah tergantikan.

Klopp sendiri sering memainkan Georginio Wijnaldum, Naby Keita dan James Milner di lini tengah hingga membuat Liverpool belum terkalahkan musim ini di empat pertandingan yang sudah di jalani mereka. Kiper Liverpool Alisson Becker bahkan hanya kemasukan satu gol saja saat ini.

Melihat performa Liverpool yang luar biasa di kanca Primer Leangue musim ini membuat para fans The Kop merasa bahagia dan yakin jika klub kesayangannya akan segera menjuarai Primer Leangue jika performa mereka bisa mereka pertahankan hingga akhir musim.

Henderson yang merupakan pemimpin untuk para pemain Liverpool memang hanya bermain sebagai pemain inti ketika bermain melawan Leicester City itu pun ia hanya bermain di babak pertama dan ketika babak kedua ia di gantikan oleh Naby Keita. Namun Klopp membantah jika pemain berusia 28 tahun itu sudah tidak memiliki masa di Anfield.

”Semua pemain tidak akan merasa senang untuk duduk di bangku cadangan menerus, terlebih ia merupakan seorang pemimpin di sini. Saya sudah berbicara dengannya dan ia mengetahui situasinya, jadi saya pikir tidak masalah untuknya.”

”Saya mencadangkannya karena ia belum mendapatkan fisik yang bagus, semenjak kembali dari Piala Dunia. Ia benar benar belum fit sama sekali.”

Unay Emery Bisa Naikan Level Arsenal Hanya Sedikit

Walibola.co – The Gunners Arsenal memang musim ini menjadi salah satu tim yang melakukan perombakan di kursi pelatih maupun di lini skuat mereka terlebih mereka hanya menjadi salah satu tim yang melaukan belanja besar besaran di musim ini.

Kedatangan Unay Emery di harapkan mampu menaikan level Arsenal mengingat pada musim lalu mereka mendapatkan hal yang tidak terlalu baik tidak hanya itu mereka juga menajdi salah satu tim yang bagus apalagi dimana mereka hanya menjadi salah satu tim yang bagus.

Berat memang menjadi  salah satu tim yang begitu baik mengingat akan banyak rival yang menjadi salah satu tim yang begitu bagus terlebih jika di lihar dari musim ini mampukah mereka berhasil menjadi salah satu tim baik atau tidak .

Pada pertandingan kontra Manchester City mereka harus di kalahkan dengan skor 2-0 dimana membuat Unat Emery merasakan kekalah menyakitkan mereka.

Sarri Ingin Chelsea Lebih Baik Lagi

Walibola.co – Chelsea berhasil memenangkan pertandingan di laga perdana Primer Leangue musim 2018-2019 dengan kemenangan besar yakni 3-0 melawan Huddersfield  pada Minggu 12/8 WIB. Dengan pelatih baru Maurizio Sarri yang melatih berhasil memenangkan laga pertamanya dengan skor menyankinkan.

Gol gol yang di cetak ke gawang Huddersfield  berasal dari Ngolo Kante, Jorginho dan Pedro Rodriguez.Dengan kemenangan besar tersebut membuat Chelsea berhasil duduk di puncak klasmen sementara dengan raihan poin tiga namun unggul jumlah gol.

Bermain melawan Huddersfield  dengan berhasil meraih kemenangan tidak membuat Maurzio Sarri langsung berpuas diri, ia justru malah ingin meminta anak asuhnya kembali bermain lebih cepat dan agressif seperti yang ia inginkan.

”Jelas pertandingan ini merupakan laga yang bagus untuk saya, tapi kami harus lebih cepat dan memperkuat lini pertahanan kami dengan meminta para pemain bertahan menekan lawan dengan maksimal.Pada babak pertama tidak terlalu baik namun ketika menjelang turun minum kami mendapatkan banyak ruang yang gagal di tutup lawan.”

”Untung saja kami mendapatkan laga pertama dengan hanya memainkan selama sepekan dengan itu kami mendapatkan banyak kesempatan untuk beristirahat dengan sangat baik.”

”Semua pemain menikmati pertandingan yang begitu baik, Kante bermain dengan sangat luar biasa, ia baru kembali dari Piala Dunia dan itu bukan hal yang mudah. Lalu Pedro juga sangat fit pada laga ini ia mendapatkan liburan yang sangat baik sehingga ia bermain dengan benar benar penuh. Jorgi mulai menyatu dengan tim ini, ia membuka ruang untuk teman temannya dan gol itu berarti untuk menambahkan kepercayaa dirinya.”

 

Gaya Bermain Klub Liga Inggris Memang Beda Dari Yang Lain

Sepak bola kelas atas berubah di depan mata kita. Kemenangan 5-2 Liverpool Roma di leg pertama semifinal Liga Champions mereka hanya menegaskan hal itu. Permainan ini bergerak ke era taktis baru: Menyerang menekan menjadi begitu cepat sehingga mungkin harus disebut “menyerbu.”

Itulah mengapa kami melihat begitu banyak kemenangan besar di pertandingan-pertandingan besar. Dan itu juga mengapa kita melihat manajer seperti Jose Mourinho berjuang untuk menyesuaikan (lebih lanjut di bawah).

Liverpool hanyalah praktisi penyerbuan yang paling jelas. Gegenpressing – seperti yang Jerman sebut gaya – berarti mengejar pertahanan oposisi saat Anda kehilangan kepemilikan, untuk memenangkan bola di dekat tujuan mereka. “Gegenpressing adalah playmaker terbaik di dunia,” Jurgen Klopp suka mengatakan. Ketika berhasil, tim penyerbu dapat mencapai tujuan.

Anda melihat tren ini bahkan dalam pertandingan antara dua tim kelas dunia. Ketika Jerman menempatkan tujuh Brasil di Piala Dunia 2014, kami pikir ini adalah satu kali. Bahkan, itu adalah satu-satunya bukti yang sedikit berlebihan dari apa yang telah terjadi sejak itu. Pertimbangkan kemenangan dalam pertandingan KO di Liga Champions dalam dua musim terakhir.

Tiga hasil dari babak 16 besar musim ini dapat dijelaskan sebagian oleh kesenjangan keuangan dalam sepakbola modern: sebuah klub besar mengalahkan yang lebih kecil. Namun, dalam setiap kasus, klub besar menghabiskan waktu lama menyerbu gawang klub kecil, bukannya metode lama duduk kembali setelah memimpin dengan nyaman.

Dan jika Anda berpikir ini adalah teori besar yang dibangun pada contoh kecil permainan, berikut adalah lebih banyak bukti dari tren:

– Ini sudah menjadi musim Liga Champions dengan skor tertinggi, dengan 387 gol dalam 122 pertandingan sejauh ini, atau 3,17 per game. Rekor musim sebelumnya adalah 2016-17.
– Seperti telah dicatat Jonathan Wilson di The Guardian, jumlah kemenangan besar – dengan tiga gol atau lebih – di perempatfinal dan kemudian meningkat tajam selama delapan musim terakhir, dibandingkan dengan delapan musim sebelumnya.
– Laporan UEFA sendiri pada musim Liga Champions terbaru menemukan bahwa gol rata-rata dicetak “setelah rata-rata penguasaan bola 10,62 detik.” Itu 8 persen lebih sedikit waktu penguasaan pra-gol dari hanya dua tahun sebelumnya, pada 2014-15. Ini tampak seperti bukti, kata UEFA, tentang “kecenderungan menyerang lebih langsung”.
– Liga Premier juga menjadi lebih kaya gol. Pada periode 1992-2009, rata-rata gol per pertandingan selama satu musim di bawah 2,7 di setiap musim tetapi satu (pada 1999-2000, ketika mencapai 2,8). Sejak 2009-10, rata-rata gol di atas 2,7 di setiap musim kecuali satu.

 

Guardiola, Klopp, Mourinho Masuk Dalam Nominasi Pelatih Terbaik Primer Leangue Musim Ini

Primerlangue-Liga Primer Inggris sendiri telah menuliskan beberapa daftar pelatih terbaik pada musim 2017-2018, dari daftar tersebut ada nama Josep Guardiola, Jurgen Klopp, Jose Mourinho,Rafael Benitez, Chris Hughton.

Manager Manchester City Josep Guardiola bisa dikatakan menjadi salah terfavorit untuk meraih pernghargaan tersebut,Karena dirinya berhasil meraih gelar juara Primer Leangue dan memecahkan berbagai rekor di semua kompetisi.

Jurgen Klopp juga masuk untuk mendapatkan penghargaan tersebut karena penampilan menyerang yang di tunjukan oleh tim asuhannya pada musim ini, apalagi di tambah mereka berhasil lolos ke babak final Liga Champions Eropa.

Selanjutnya ada nama Jose Mourinho, meskipun dirinya gagal membawa United menduduki puncak klasmen Primer Leangue tapi ia bersama tim asuhannya berhasil menduduki posisi dua klasmen sementara di bawah Manchester City. Dan United sendiri yang di latih oleh Mourinho berpeluang untuk meraih gelar piala FA usai mereka memastikan akan bermain di final menghadapi Chelsea di Wembley Stadium pada 27 Mei 2018.

Manager Brighton dan Hove Albion, Chris  Hutton juga masuk dalam daftar nominasi untuk mendapatkan penghargaan yang di berikan  oleh pihak Primer Leangue, Hutton berhasil membawa klubnya untuk tetap bertahan di kanca Primer Leangue musim depan  usai hampir terdegradasi pada musim ini, baru baru ini mereka berhasil mengalahkan Manchester United dengan skor 1-0 yang membuat mereka keluar dari zona merah tersebut.

Sementara Newcatle United dengan Managernya Rafeal Benitez juga masuk dalam nominasi tersebut. Musim ini Mantan pelatih Liverpool tersebut berhasil membawa klubnya bermain di Primer Leangue pada musim ini, dan mempertahankan The Magphies untuk tetap bertahan di kompetisi yang di kenal sebagai yang terbaik di dunia.

Valencia Siap Peramanenkan Pereira dari MU

Klub spanyol valencia di kabarkan tertarik untuk mempermanenkan pemain pinjaman mereka dari Manchester United,Andreas Pereira pada musim depan.

Pereira sendiri di pijamkan Mu pada musim lalu ,di karenakan lini tengah skuat mou sudah terlalu  padat, MU pun memilih opsi meminjamkan sang pemain ke klub Laliga Valencia.

Pereira sendiri musim ini sudah menjalani hampir 19 pertandingan pada musim ini, dan menjadi andalan di lini tengah Los che. Melihat perkembangan positif yang di dapatkan oleh pemainya, membuat jose mourinho kabarnya sangat bahagia dan memiliki rencana untuk memulangkannya kembali.

Akan tetapi menurut sebuah laporan, Valencia kabarnya siap melakukan berbagai cara guna bisa memiliki pemain andalannya, kabarnya Valencia siap mempermanenkan pemain asal brazil tersebut pasa musim depan, dan langsung menawarkan kontrak berjangka panjang kepada pereira.

Pereira sendiri sebenarnya masih betah bermain di Laliga dan masih belum menentukan pilihanya pada musim depan,apakah ia akan pulang ke united atau mencoba bertahan di Valencia.