Ronaldo Pergi Ke Juventus Bukan Karna Zidane Hengkang Dari Los Blancos

Cristian Ronaldo menungkapkan bahwa ia pergi ke juventus bukan karna sang mantan pelatih Real madrid “Zinedine Zidane” hengkang, Ia pergi ke juventus tidak ada masalah nya dengan sang mantan pelatih tersebut.

Zidane sendiri telah begabung dengan KluB besar liga Spanyol pada tahun 2016 silam dan itu merupakan salah satu tahun masa jaya nya Real madrid.

zidane

Karna dengan zidane melatih real madrid selama 2 tahun saja klub los blancos banyakmendapatkan pujian dari berbagai belahan dunia hal ini sendiri di sebabkan oleh ia sukses membawah real madrid meraih sembilan gelar selama 2 tahun dan untuk piala champions nya di raih secara beruntun 3 kali pada masa nya di los blancos.

Dengan mendapatkan piala champions sebanyak 3kali yang di raih secara beruntun hal ini membuat real madrid langsung menjadi slaah satu club terkuat di dunia serta ada juga kesedian yang terdapt di klub los blancos tersebut karna sang pelatih yang berasal dari prance ini memilih rehat di dunia pelatih.

Ronaldo Ikut Hengkang

Kepergian zidane ternyata di susul oleh Ronaldo ke juventus dengan mahar 100 juta euro.
ada yang menyebutkan bahwa ronaldo hengkang karna zidane tidak melatih di real madrid lagi namun pronaldo sekalih lagi mengaskan bahwa ia ingin pindah ke juventus karna ke inginannya dan tidak di dasarkan oleh siapapun termasuk sang pelatih.

Bukan Masalah Uang

Sempat terdengar kabar bahwa ronaldo meminta kepada sang presiden Real madrid untuk menaikan gaji karna ia ingin gaji nya tidak kalah besar dengan sang rival nya di barcelona “Lionel Messi” namun ronaldo juga membantah nya karna bagi ia uang bukan tujuan utama nya ia juga menjelaskan bahwa saya bermain bola untuk uang maka saya akan bermain di liga yang terdapat di Asia karna mereka berani membayar saya dengan harga 7 kali lipat dari pada gaji di juventus ataupun di real madrid.

“Saya ingin pindah ke Juventus karna mereka sangat percaya kepada saya untuk menjadi pemain mereka di klub nya.

Argentina Raih Hasil Imbang Berkat Lionel Messi

Tim Tango Argentina harus puas mendapatkan hasil imbang dengan di tahan imbang oleh Islandia dengan skor 1-1, namun sayang jika karena bukan kegagalan Messi dalam mengeksekusi penalti menghadapi Islandia mungkin Timnas Argentina bisa meraih poin penuh.

Ya Messi menjadi sorotan pada Piala Dunia menghadapi Islandia pada Sabtu 16/6 WIB. Mereka harus gagal mengakakan mereka meski mendapatkan banyak peluang dari berbagai kesemaptan.Argentina sendiri berhasil unggul lewat Sergio Aguero di menit ke 19” memanfaatkan umpan dari Marcos Rojo, dengan sikap penyerang Manchester City itu menceploskan bola melalui kaki kirinya di sudut kiri gawang Islandia.

Pada pertandingan tersebut sebenarnya Messi bermain amat bagus dengan mendapatkan banyak peluang melalui berbagai percobaan tembakan dari luar kotak penalti lawan.

Jorge Sampaoli sendiri memang tampaknya meminta Messi untuk menjadi seorang Playmaker dengan memintanya memainkan peran ATM, atau yang dengan sebutan Attacking Mildfilder dengan demikian La Pulga bermain lebih kedalam dengan meminta Messi untuk mengirimkan umpan umpan terobosan kepada Mensah penyerang muda Argentina dan Kun Aguero. Namun sayang taktik yang dimainkan oleh Sampaoli harus sia sia melihat begitu rapatnya pertahanan Islandia yang memainkan lima hingga enam bek tengah guna meredam agresifitas Messi.

Terbukti Islandia berhasilĀ  menandingi permainan tim Tanggo, namun yang menjadi sorotan adalah lini tengah Argentina yang sangat bergantung dengan Ever Banega yang menjadi pengatur serangan, yang menjadi permasalahanya adalah Banega tidak bisa membantu Messi untuk mencoba membongkar pertahanan Islandia. Berbeda ketika di Barcelona dengan adanya sosok seperti Andress Iniesta dan Philipe Coutinho membuat Messi fokus untuk membantu serangan dan mencetak gol.