Alexis Sanchez Pulang Kampung

Tim raksasa dari Primier League Manchester United di kabarkan telah memberihkan izin kepada penyerangnya Alexis Sanchez untuk menjalani pemulihan terhadap cidera di kampung halamannya Chile.

Sanchez sendiri ini mendapatkan cidera yang cukup parah dalam sesi latihanya pada minggu lalu ia pun tidak dapat di mainkan jose mourinho saat setan merah melawan Southampton dan juga Arsenal. Namun sebelum Sanchez cedera ia pun sangat jarang di mainkan karna dalam musim ini ia tidak dapat bermain dengan maksimal sehingga membuat mourinho tidak begitu percaya kepadanya.

Jose Mourinho sendiri juga tampaknya sangat kesal kepada Alexis karna dalam musim ini ia hanya mampu menciptakan satu gol saja untuk Manchester United dan pada laga liga champions yang di jalanin oleh setan merah dan young boys sanchez juga tidak di mainkan oleh Mourinho.

Pulang Kampung     

Di lansir dari berbagai sumber media inggris, Sanchez memilih pulang kampung untuk menjalani kebaikan cidera yang ia alami saat ini dengan tim medis milik nasional chile.

Sanchez sendiri sudah di kabarkan telah terbang ke chile pada minggu kemarin dan menurut manjemen dari Setan merah ia akan datang kembali pada pengantian tahun baru nantinya.

United sendiri percaya bahwa dengan pulang sanchez ia bisa sekalian berlibur natal dan pihak dari red devils juga mengharapkan bahwa seusai ia pulang dari kampung halaman ia dapat melupakan maslah pribadinya tentang perpisahan terhadap kekasihnya.

Mourinho Yakin Cedera Rasford Tidak Parah

Bintang dari Manchester united “Marcus Rasford” harus di keluar karna cidera menghantapnnya saat menjamu southampton meskipun demikian. maneger dari setan merah “Jose Mourinho” sangat yakin bahwa cidera yang saat ini di alami oleh rasfordh tidaklah parah.

Setan merah sendiri bertandang ke ke markas ke southampton pada pekan ke 14 liga inggris dan mereka hanya mampu bermain dengan skor imbang 2-2 di st Mary’s

Bahkan Manchester united sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu dalam pertandingan tersebut akan tetapi setan merah berhasil membuat skor menjadi sama lewat kedua pemain nya romelu lukaku dan ander hererra.

dalam pertandingan yang mereka jalanin rasford mengalami masalah dan ia meminta kepada wasit untuk menariknya keluar pemain asal inggris ini pun di gantikan oleh anthiny martial pada menit ke 77.

Kelelahan

Mourinho juga menjelaskan bahwa rasford mengalami kelelahan dan ia juga menyakin kan bahwa ia akan segera bermain kembali dengan manchester united dan tidak membuatnya absen panjang.

Jose mengungkapkan bahwa ini bukan lah cidera karna jika ia cedera ia tidak akan mungkin bisa bermain pada pertandingan yang berikutnya namun saya yakin bahwa ia saat ini dalam keadaan baik baik saja.

Ia mengalami kelelahan karna selalu mengejar bola selama 75 menit saat melawan southampton kemarin namun saya akan memberikannya istrihat yang cukup agar di dalam pertandingan yang berikut ia bisa bermain dengan baik tanpa mengalami kelelahan.

Pujian Mourinho

Jose pun memberikan pujian kepada rasford karna terkesan dengan penampilanya yang memiliki semangat bermain yang baik dan di tambah lagi ia sering mengejar bola kesana sini.

Romelu Lukaku Siap Berjuang Habis-habisan Bersama Jose Mourinho

Jose Mourinho adalah sosok utama yang mengangkat Romelu Lukaku dari Everton ke Manchester United. Setelah usai dari Piala Dunia 2018 kemarin, pamor dari Romelu Lukaku kian menanjak karena performa sempurnanya sebagai penyerang dari timnas Belgia. Namun Lukaku ini bukan diangkat setelah performanya sebaik itu. Romelu Lukaku diangkut ke Manchester United oleh Mourinho sejak Juli 2017. Hanya setahun dibawah pelatihan dari Jose Mourinho, Lukaku dapat memperlihatkan kepada dunia dirinya sudah jauh berbeda. Tidak heran, Lukaku seperti mendewakan Jose Mourinho dan siap berjuang keras bersama Mourinho.

Dalam wawancaranya, Romelu Lukaku mengaku bahwa dirinya adalah salah satu pemain favorit dari Mourinho. Hal tersebut bukanlah karena dirinya yang humoris atau tampan tapi karena dirinya selalu menuruti apa perintah dari pelatih anyar tersebut. Romelu Lukaku hampir selalu mengikuti semua pertandingan setan merah sejak dirinya bergabung. Rasa hormatnya kepada sang pelatih akan ditunjukkannya dengan perjuangan keras. Romelu Lukaku siap berjuang habis-habisan bersama Jose Mourinho untuk Manchester United.

Hal tersebut sangat mencerminkan bahwa hubungan antara Jose Mourinho dengan para pemainnya sangat dekat. Kabar-kabar di media akhir-akhir ini yang selalu menghembuskan angin negatif soal hubungan buruk antara Jose dan pemainnya adalah tidak benar. Meski sepak terjang Manchester United saat ini masih sedikit kurang memuaskan, namun Romelu Lukaku bersama dengan rekan akan berjuang keras untuk berjaya kembali.

Kembali Beredar Rumor Jose Mourinho Akan Dipecat

Semakin tinggi sebuah pohon maka semakin kencang pula angin yang harus dihadapi oleh pohon tersebut. Hal itu pun berlaku bagi Jose Mourinho yang pernah menjadi pelatih terbaik di tahun 2010 Versi FIFA Ballon d’Or. Jose Mourinho menyimpan sangat banyak pengalaman dan kenalan lewat karirnya. Tidak tanggung-tanggung, Dirinya sudah menjelajahi Liga Inggris, Spanyol bahkan Liga Italia. Setiap Liga tentunya memiliki ciri khas permainan masing-masing namun dirinya dapat menyesuaikan diri dengan sangat baik sehingga dirinya akan sulit untuk pensiun muda. Tawaran akan selalu membanjiri dirinya jika Jose tidak memiliki ikatan dengan salah satu klub sepakbola. Namun anehnya, akhir-akhir ini sering terdengar rumor bahwa Jose Mourinho akan dipecat oleh Manchester United.

Kabar tersebut tentunya sangat mencoreng nama baik dirinya. Aksinya yang sering berteriak di lapangan hijau membuat dirinya seolah menyalahkan para pemain. Hal itu pun membuat dirinya mendapat banyak kritikan dan ejekan dari para netizen dan fans dari berbagai media. Meski begitu, secuil berlian tetaplah berlian, sebongkah batu tetaplah batu. Banyak tokoh-tokoh dan penggiat sepak bola yang mulai bermunculan untuk melakukan pembelaan untuk dirinya.

Terakhir setelah Setan merah bertanding seri melawan Crystal palace kembali menuai kabar pemecatan dirinya karena MU tertahan di posisi ke 7 jauh tertinggal oleh Manchester City dan Liverpool. Hal tersebut sempat membuat Legendaris Manchester United, Giggs buka suara untuk melakukan pembelaan untuk Mourinho.

Eric Cantona Mencalonkan Giggs Untuk Menjadi Manager Di Manchester United

Hasil buruk kembali menimpah club raksasa Manchester United, dalam beberapa laga terakhir yang mereka jalanin setan merah lebih banyak menelan kekalahan dari pada kemenangan saat melawan beberapa tim di liga primier league dan jika seperti ini terus maka posisi Jose mourinho dalam keadaan tidak aman.

Namun di lansir dari berbagai laporan Liga inggris bahwa ada beberapa nama yang dapat mengantikan jose mourinho di club setan merah tidak lain adalah Ryan Giggs.

eric cantona and giggs

Legenda dari klub Setan Merah “Eric Cantona” menyebutkan bahwa mourinho bukanlah salah satu manager yang tepat untuk Mantan club nya tersebut, Hal ini di karenakan dengan datang Jose ke Old trafford membuat beberapa pemain muda mereka tidak dapat berkembang karna Jose hanya memainkan pemain yang di andalkan saja, Ia tidak ingin memainkan pemain muda nya karna ia tidak mau mengambil tindakan pusing untuk club Manchester united.

Di samping itu Eric cantona mengungkapkan bahwa Giggs seharus pantas mendapatkan kesempatan menjadi pelatih bagi tim setan merah untuk kedepan nya karna ryan giggs sendiri tahu bagaimana membuat tim ini menjadi seperti dulu lagi yang banyak mendapatkan kemenangan dan beberapa trofi.

Hal ini di sebabkan karna Ryan gigs merupakan legenda dari Manchester united jadi ia lebih banyak tau tentang masalah yang ada di club sendiri mau di dalam lapangan atau pun di luar lapangan .Cantona berbicara seperti ini di karenakan ia berharap legenda dari semua club dapat memberikan kesempatan untuk pemain nya menjadi manager di mantan club nya tersebut.

Mourinho Tak Suka Dengan Gaya Menyerang

Jose Mourinho

Walibola.co  –   Pelatih MU, Jose Mourinho mengungkapkan jika dirinya tidak handal dalam memainkan sepak bola menyerang yang selama ini di idamkan oleh para fans MU, dan para pemainnya. Mourinho menilai jika bermain dengan menyerang namun tidak memiliki pertahanan yang baik sama saja dengan namanya bunuh diri. Sebab itu lah ia akan tetap menggunakan filosofi bertahan menjadi ciri khas klubnya bermain.

Manchester United, dengan asuhan Mourinho memang menjadi tim yang begitu aneh, dan gaya bermain mereka menjadi kritikan begitu banyak orang. Sebab MU sendiri memiliki sejarah dengan bermain menyerang. Apalagi mantan pelatih MU, Louis Van Gal harus di pecat karena mengabdosi gaya bermain seperti itu.

Namun jika di lihat komposisi para pemain sendiri, MU memiliki segudang pemain yang begitu bagus terutama ketika bermain dengan gaya bermain yang menyerang. Pemain seperti Paul Pogba, Alexis Sanchez memiliki atribut seperti itu.

Sayangnya Mourinho bukan pelatih yang suka dengan gaya bermain seperti itu, Chelsea Inter Milan dan Real Madrid sudah menjadi bukti nyata jika The Special One memang lebih menyukai gaya bermain bertahan dari pada menyerang.

“Saya tidak mengerti dengan gaya bermain yang menyerang, itu aneh karena saya pikir permaian terbaik adalah membuat pertahanan tim menjadi kuat, bukan malah menjadi buruk. Banyak tim menyerang tidak memiliki pertahanan yang baik.”

Mourinho Berbicara Kepada Lampard Jika Ia Merupakan Yang Terbaik

Walibola.co  – Jose Mourinho mengatakan kepada Frank Lampard bahwa dia adalah seorang manajer dengan ‘potensi besar’ setelah Derby mengalahkan Manchester United di Piala Carabao.
Mourinho merekam pesan khusus saat Lampard dilantik menjadi Legenda Hall of Fame Sepak Bola

JOSE MOURINHO mengungkapkan dia memberi tahu Frank Lampard bahwa dia memiliki potensi untuk menjadi manajer sepakbola yang hebat.

Manchester United secara mengejutkan dicoret dari Piala Carabao karena mereka dipukuli adu penalti oleh tim Championship Derby setelah hasil imbang 2-2 di Old Trafford pekan lalu.

Itu adalah kemenangan yang terkenal untuk Lampard melawan pria yang di bawahnya dia memenangkan dua dari tiga gelar Prem di Chelsea.

Dan Special One, pemenang Liga Champions dua kali, mengatakan kepada pemain berusia 40 tahun setelah pertandingan itu ia memiliki karir khusus di depan.

Mourinho, 55, mengatakan: “Jelas, inilah saatnya bagi Anda Frank untuk memikirkan tentang karier Anda selanjutnya.

“Seperti yang saya katakan di Old Trafford, hanya seorang manajer dengan potensi besar yang dapat mengatur tim untuk bermain seperti itu.

“Saya tahu Anda putus asa untuk mengalahkan saya. Dan Anda melakukannya. Padahal sudah 2-2 setelah 90 menit. Kamu tahu apa yang aku rasakan untukmu. ”

Mourinho berbicara dalam sebuah video penghormatan khusus pada Senin malam ketika Lampard dilantik menjadi Legenda Hall of Fame Sepakbola dalam bantuan amal terapi musik Nordoff Robbins.

Orang-orang seperti Sir Stanley Matthews, Brian Clough, Sir Bobby Robson, Sir Alex Ferguson, Alan Shearer, Eric Cantona dan David Beckham semuanya telah menerima kehormatan yang sama.

Bos United memberi penghormatan kepada mantan gelandang Inggris dan Chelsea itu, mengatakan bahwa mendiang ibunya Pat akan bangga dengan lelaki itu.

Mourinho menambahkan: “Saya tidak pernah menyembunyikan fakta bahwa Frank Lampard bukan hanya bagi saya salah satu pemain terbaik saya, tetapi lebih penting dari itu, dia adalah salah satu profesional terbaik.

“Saya pikir Anda harus bangga dengan semua yang Anda lakukan. Ayah dan istri Anda akan merasakan hal yang sama.

“Dan aku tahu karena kami dekat satu sama lain saat ini, kamu ibu akan menertawakan ini (Penghargaan) karena dia yang pertama tahu orang dan profesional kamu.”

Mantan striker Chelsea Didier Drogba mengklaim profesionalisme dan sikap Lampard di belakang layar mengubahnya menjadi pemain yang lebih baik.

Dan Drogba, 40, yang bermain untuk klub Amerika Phoenix Rising, bahkan bercanda dia mungkin menyelesaikan karirnya di Pride Park.

Drogba berkata: “Anda tahu pemain seperti apa saya dan Anda juga bertanggung jawab untuk itu.

“Kami berlatih setiap hari dan berlatih, dengan penjaga gawang, hari demi hari, mencoba untuk meningkatkan.

“Saya pikir saya menjadi pemain yang lebih baik dengan Anda. Cara Anda menantang dan mendorong saya untuk menjadi yang terbaik seperti Anda.

“Yang ingin saya tonjolkan adalah, sebagai pria, Anda adalah seseorang yang akan saya ajak berperang.

“Saya suka apa adanya Anda, prinsip dan nilai yang Anda bagi dengan keluarga dan rekan tim dan klub tempat Anda bermain. Anda adalah pria sejati.

“Semoga sukses dalam karier baru Anda sebagai manajer baru. Saya mengikuti Anda. Hasil yang baik. Dan siapa tahu mungkin saya akan menyelesaikan karir saya di sana. ”

 

Bonucci Ternyata Masuk Dalam Daftar Belanja Mourinho, Namun Petinggi Klub Menolak

Transfer Kontroversial, Leonardo Bonucci Kembali Ke Juventus Usai Perkuat AC Milan Musim Lalu.

Walibola.co  –  Ntah sampai kapan pemberitaan buruk tentang Manchester United terus berlanjut. Dari mulai performa permainan yang membosankan, hubungan antar pemain dan pelatih, kegagalan dalam bursa transfer pemain,hingga Jose Mourinho yang sedang memiliki hubungan yang renggang dengan para petinggi klub.

Musim ini, Jose Mourinho di ketahui ingin mendatangkan Leonardo Bonucci pada bursa transfer kemarin. Ia sedang membutuhkan bek yang memiliki kualitas memimpin dan pengalaman di pentas eropa. Dan nama Bonucci memenuhi kriteria yang di pinta oleh pelatih asal Portugal itu. Nyatanya ketika Mourinho meminta di belikan Bonucci para petinggi MU tidak setuju dengan perihal transfer tersebut.

Tidak hanya nama Bonucci, ada  nama nama beken semacam Jeorome Boateng, Toby Alderwireld, Harry Maguire hingga Yerry Mina namun semua pemain tersebut sangat sulit di datangkan karena klub sang pemilik pemain enggan melepas dengan bandrol tinggi.

Sebenarnya sebelum mengajukan tawaran untuk ke empat pemain tersebut Mou sudah menyiapkan rencana cadangan yaitu mendatangkan Bonucci. Sang pemain di masukan dalam kesepakatan dimana hal tersebut di tentang oleh management klub dan Bonucci pun gagal untuk di rekrut.

Pada akhirnya Bonucci pun kembali ke Juventus sebagai bagian transfer dari pertukaran Gonzalo Higuain dan Mattia Caldara. Dari hal tersebut Mourinho dikabarkan begitu kecewa berat dan menjadi begitu frustasi padahal jika di lihat Bonucci merupakan pemain yang bisa menjadi leaderman untuk pertahan United.

Efeknya Manchester United awal musim ini terseok seok di liga dimana mereka sudah menelan dua kali kekalahan saat melawan Brighton Hove&Albion dan Totenham Hot Spurs.

Koewn : Jika Kalah Lawan Spurs, Mourinho Akan Tertekan

Walibola.co – Legenda Arsenal Martin Koewn menyebutkan jika Jose Mourinho kini sedang mengalami tekanan besar usai dirinya gagal memberikan kemenangan pada pertandingan kedua untuk United. Bagi Koewn kekalahan Brighton menjadi pukulan telak baginya di tambah jika saat menghadapi Totenham pada pekan ini dan kembali kalah maka ia benar benar tertekan dan tak akan bisa tertidur nyenyak.

MU sendiri akan menghadapi Totenham pada hari Selasa, 28/8 WIB dimana pertandingan tersebtu akan di selengarakan di Old Traford nantinya. Tapi performa MU sendiri sedang dalam masalah usai mereka harus kalah dengan skor 3-2 dari Brighton pada pekan lalu dimana hal tersebut menjadi rekor buruk klub karena mereka belum pernah mengalami kekalahan ketika bertanding pada pertandingan kedua Primer Leangue.

Lebih buruknya United sendiri sudah tertinggal dari rival rivalnya seperti Manchester City, Liverpool, Chelsea hingga Spurs karena mengalami kekalahan tersebut, dan jelas Mourinho sangat mengalami tekanan batin yang luar biasa jika menjamu Spurs mereka kembali menelan kekalahan.

”Di awal musim saja Jose sudah merasakan tekanan berupa gagalnya ia mendaptkan pemain baru tambahan, lalu kekalahan melawan Brighton, isu isu yang beredar di media tentang hubunganya dengan Pogba dan Woodward itu saja sudah membuatnya benar tidak nyaman. Apalagi dengan kekalahan melawan Spurs pada pekan ini, yang akan membuatnya benar benar tertekan.”

MU sendiri memang di tuntut bisa sukses besar musim ini dimana musim lalu mereka gagal mendapatkan satu trofi pun meski berhasil finish di posisi runner up klasmen Primer Leangue.

Scholes Peringatkan MU Jika Bermain Buruk Pada Musim Depan, Maka Akan Adal Hal Buruk Yang Terjadi

Paul Scholes menuding Jose Mourinho dan mengatakan Pep Guardiola harus ‘membenci’ sepakbola yang dimainkan oleh Manchester United.
Legenda United mengatakan bahwa itu adalah bencana setiap tahun bahwa Manchester United tidak memenangkan sesuatu.

Legenda United kurang terkesan dengan apa yang disampaikan Jose Mourinho di lapangan.

Berbicara kepada BeInSport tentang Mourinho, dia berkata: “Dia tidak terlihat senang padaku, tapi dia mungkin bahagia.

“Ini adalah tim yang menggiling hasil daripada mengesankan Anda, tapi mungkin itulah yang ia senangi.

“Di situlah dia berada di terbaiknya selama bertahun-tahun.”

Berbicara tentang bos klub tetangga yang berisik, dia berkata: “Jika Guardiola adalah manajer Manchester United dia akan membenci apa yang dilihatnya dan itu akan berbeda.”

Mourinho mungkin telah memenangkan Liga Europa dan Piala Liga di 2016/17, tetapi menyelesaikan tahun lalu tanpa trofi tidak diterima dengan baik oleh penggemar dan pakar dan Scholes menggambarkan kurangnya trofi sebagai bencana.

Scholes berkata: “Yang paling penting baginya, saya pikir, adalah hasil, dia akan dihakimi itu.

“Tahun lalu adalah tahun yang mengecewakan, Anda tidak memiliki hak ilahi untuk memenangkan trofi, tetapi cara mereka tampil di liga tidak benar-benar standar yang diperlukan.

“Setiap tahun Manchester United tidak memenangkan sesuatu itu adalah bencana dan itu akan terus berlanjut sampai dia mencoba dan memenangkan liga.”

Tur pra-musim United belum dimulai dengan baik, setelah hasil imbang tanpa gol melawan San Jose, tetapi setidaknya Alexis Sanchez tampak tajam, meskipun Anthony Martial tidak.

Mourinho meminta kepala Old Trafford untuk mendapat lebih banyak uang untuk musim mendatang, untuk bersaing dengan klub-klub besar lainnya – meskipun ada deretan pemain-pemain mahal yang mengesankan.

Ini bukan pertama kalinya Scholes mempertanyakan pilihan Mourinhi karena ada sedikit ketegangan di dalam klub tahun lalu.

Mourinho merobek ke Scholes, mengikuti kritik legenda Manchester United tentang Paul Pogba.

Bos Portugis mengatakan: “Satu-satunya hal yang dilakukan Paul Scholes adalah mengkritik.

“Tidak setiap orang dari kita harus menjadi fenomenal seperti dia adalah pemain. Dia adalah pemain yang fenomenal – itu tidak berarti kita semua harus fenomenal.

“Paul [Pogba] mencoba untuk melakukan yang terbaik sepanjang waktu dan kadang-kadang dia bermain sangat baik, kadang-kadang dia bermain dengan baik, kadang-kadang dia tidak bermain dengan baik, bukan kesalahan Paulus bahwa dia menghasilkan lebih banyak uang daripada Paul Scholes, itu tidak Kesalahan Paul Pogba, begitulah sepakbola. “

Scholes mengatakan bahwa Pogba tidak terlihat cocok, juga dia tidak bermain seperti gelandang £ 90m.